Revitalisasi TK Maminasae Soppeng Dikeluhkan, Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Uncategorized936 Dilihat

Soppeng, Wartawanua.com,.1 November 2025 – Proyek revitalisasi Taman Kanak-Kanak (TK) Maminasae di Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan usia dini ini diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Temuan ini mencuat setelah tim media melakukan pemantauan langsung di lapangan dan menemukan sejumlah indikasi pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat dan pemerhati pendidikan.

Jamal, Ketua LSM Ampera (Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat), mengungkapkan keprihatinannya atas kualitas pekerjaan yang jauh dari harapan. Ia menekankan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk proyek ini, sehingga kualitas pekerjaan seharusnya menjadi prioritas utama.

“Pemerintah pusat telah mengucurkan dana yang tidak sedikit dengan harapan hasil dan kualitas bangunan sepadan dengan anggaran yang diberikan. Sangat disayangkan jika pembangunan ini justru dikerjakan di luar spesifikasi yang telah ditetapkan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Jamal juga menambahkan bahwa jika pembangunan dikerjakan di luar spesifikasi, hal ini dapat berdampak buruk pada kualitas dan keamanan bangunan dalam jangka panjang. Ia mendesak agar pihak terkait segera melakukan investigasi mendalam dan mengambil tindakan tegas jika terbukti adanya pelanggaran.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Maminasae, yang mewakili pihak LP2SP, mengklaim bahwa pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. Namun, klaim ini bertentangan dengan hasil pemantauan di lapangan yang menunjukkan indikasi kuat ketidaksesuaian spesifikasi.

Kasus ini kini memasuki tahap investigasi lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek revitalisasi TK Maminasae. Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus ini, sehingga kualitas bangunan tetap terjamin dan sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed