MAKASSAR – wartawanua.com Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng,SE bersama Ketua DPRD Soppeng, H. A. Muh. Farid, S. Sos., menghadiri acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (27/3).
Kehadiran dua tokoh penting Kabupaten Soppeng ini menjadi sorotan di tengah ribuan perantau asal Soppeng yang memadati lokasi kegiatan. Momen kebersamaan antara Bupati dan Ketua DPRD tersebut mencuri perhatian, menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya persatuan dan keharmonisan dalam membangun daerah.
Acara Halal Bihalal KKS berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para perantau yang datang dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan, ramah tamah, hingga sesi silaturahmi yang mempererat hubungan emosional sesama warga Soppeng.
Dalam suasana yang sarat makna tersebut, kebersamaan yang ditunjukkan oleh Suwardi Haseng dan A. Muh. Farid dinilai sebagai simbol kedamaian dan sinergitas antara eksekutif dan legislatif. Keduanya tampak akrab, saling menyapa, dan berbaur dengan masyarakat tanpa sekat.
“Momen seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun daerah. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk disatukan demi kepentingan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.

Keharmonisan antara Bupati dan Ketua DPRD tersebut pun dimaknai sebagai cerminan bahwa kedamaian itu indah. Sinergi yang terbangun diyakini mampu memperkuat fondasi pembangunan Kabupaten Soppeng ke depan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026 dan seterusnya.
Selain itu, kegiatan Halal Bihalal KKS juga menjadi wadah strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya dan mempererat tali silaturahmi antarwarga Soppeng di perantauan. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan terus terjaga dan menjadi energi positif bagi kemajuan daerah.
Acara ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui sesi foto bersama, saling bersalaman, serta interaksi hangat antara para pejabat dan masyarakat yang hadir.
