BUPATI SOPPENG LEPAS 243 PETUGAS SENSUS EKONOMI 2026

Uncategorized136 Dilihat

Soppeng, wartawanua. Com 11 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng secara resmi mencanangkan dimulainya pendataan lapangan sekaligus melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Saota Soppeng pada Kamis (11/6/2026), menjadi penanda dimulainya pendataan ekonomi terbesar di Indonesia yang bertujuan menghasilkan data akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Dalam laporannya, Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dilaksanakan secara matang demi menjamin keberhasilan kegiatan ini. Persiapan tersebut mencakup kegiatan Audiensi, Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi (KKD) kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, instansi vertikal, asosiasi usaha, pelaku usaha, kalangan akademisi, media massa, serta berbagai mitra strategis lainnya untuk membangun sinergi dan dukungan bersama.

“Sebanyak 243 petugas lapangan telah direkrut dan akan melaksanakan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah atau tempat usaha di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng, terhitung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Saat ini seluruh petugas juga sedang mengikuti pelatihan bertahap guna memperkuat kemampuan teknis, pemahaman konsep sensus, penguasaan aplikasi pendataan, teknik wawancara, hingga simulasi kondisi di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data semata, melainkan upaya bersama menyediakan data ekonomi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan kesiapan penuh dalam menjalankan tugas didukung oleh seluruh elemen terkait.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, dalam sambutannya menekankan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang memiliki peran sangat strategis. Menurutnya, data hasil sensus bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

“Pembangunan daerah harus berpijak pada data yang akurat dan valid. Dengan data yang benar, seluruh potensi ekonomi daerah, termasuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dapat dipetakan dan dikembangkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Soppeng serta menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa/Lurah, Kepala Dusun, hingga Ketua RT/RW, untuk aktif mendukung, memfasilitasi, dan menyosialisasikan pelaksanaan sensus di wilayah masing-masing.

Kepada masyarakat dan pelaku usaha, Bupati mengimbau agar dapat menerima kedatangan petugas dengan baik serta memberikan keterangan yang jujur, benar, dan sesuai kondisi sebenarnya. Ia menegaskan bahwa seluruh data yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepada para petugas, Bupati berpesan agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, objektivitas, serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas di lapangan. “Keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada dedikasi dan kerja keras para petugas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan acara pencanangan yang ditandai secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Bupati Soppeng didampingi Wakil Bupati Soppeng dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan resmi petugas melalui pemasangan rompi, penyerahan kartu identitas petugas, serta surat tugas secara simbolis kepada perwakilan petugas Sensus Ekonomi 2026.

Sebagai bentuk perlindungan kerja, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis oleh Kepala BPS Kabupaten Soppeng bersama Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan setempat kepada perwakilan petugas, guna memberikan rasa aman dan perlindungan selama masa tugas berlangsung.