Arisan Rutin TP PKK Soppeng Dijadikan Wadah Edukasi Cegah Perdagangan Orang

Uncategorized56 Dilihat

soppeng – wartawanua.com Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Rutin Arisan yang dirangkaikan dengan sosialisasi program Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi momen berharga untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus meningkatkan pemahaman kader dalam upaya bersama mencegah tindak pidana perdagangan orang.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa arisan rutin bukan sekadar ajang kumpul dan kebersamaan semata, melainkan wadah strategis untuk memperkuat kapasitas kader dalam menjawab berbagai tantangan dan persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Perdagangan orang adalah kejahatan berat yang melanggar hak asasi manusia, dengan sasaran utama seringkali perempuan dan anak-anak. Pelaku kini makin cerdik menggunakan berbagai cara menjerat korbannya, mulai dari tawaran pekerjaan yang menjanjikan, peluang pendidikan, pernikahan, adopsi ilegal, hingga memanfaatkan kemudahan akses media sosial,” tegas Hj. Suarni.

Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan kasus-kasus yang pernah terjadi sebagai pelajaran berharga, serta menekankan bahwa keluarga adalah benteng paling depan untuk melindungi anak dan seluruh anggota keluarga dari ancaman eksploitasi.

Hj. Suarni juga mengajak kader PKK menjadi pelopor sekaligus penyampai informasi di lingkungannya masing-masing. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran yang tidak jelas keberadaannya, selalu memverifikasi identitas pihak yang menawarkan pekerjaan atau pengasuhan anak, ketat mengawasi aktivitas daring anak, serta membangun komunikasi yang terbuka dan hangat di dalam keluarga. Jika menemukan indikasi mencurigakan, diharapkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh kader makin paham bahaya perdagangan orang, mampu mengenali modus operandi pelaku, dan bergerak bersama mewujudkan Soppeng sebagai wilayah yang aman, ramah anak, serta bebas dari praktik perdagangan orang,” ujarnya berharap.

Materi sosialisasi KIAT disampaikan oleh Ustadz Nasruddin, S.Ag., yang merupakan Staf KUA Kecamatan Liliriaja sekaligus Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan Liliriaja. Dalam pemaparannya, ia menjabarkan langkah-langkah pencegahan, pentingnya memperkuat fungsi keluarga, serta peran masyarakat dalam mendeteksi tanda-tanda awal perdagangan orang agar bisa segera ditindaklanjuti.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bidang, Staf Ahli, Ketua Pokja, dan seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, disertai Ketua TP PKK tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten Soppeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *