Serahkan Santunan kepada Ratusan Anak Yatim dan Santri, Bupati Soppeng: Kita Ingin Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak-Anak

Uncategorized37 Dilihat

soppeng – wartawanua.com Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng menyalurkan bantuan berupa santunan kepada 150 orang yang terdiri dari anak yatim dan santri yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan agama di daerah tersebut. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan.

Kegiatan penyerahan santunan berlangsung di halaman Masjid Agung Darussalam Watansoppeng pada hari Kamis, 16 April 2026. Para penerima manfaat berasal dari enam pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Soppeng, yaitu Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Soppeng, Pondok Pesantren DDI Pattojo, Pondok Pesantren Pergis Ganra, Pondok Pesantren Pertanian NU Sering, Pondok Pesantren Darunnaim Pesse, dan Pondok Pesantren As’Adiyah Tokare.

Santunan yang diserahkan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola dan dihimpun secara profesional oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng, yang kemudian disalurkan kepada golongan yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan agama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kehadiran lembaga tersebut di tengah masyarakat, khususnya untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada anak yatim dan para santri yang sedang menempuh pendidikan agama. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan titipan amanah dari para muzakki atau pemberi zakat, sehingga wajib disampaikan dengan tepat sasaran kepada pihak yang berhak menerimanya.

“Anak-anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun seluruh lapisan masyarakat. Melalui penyaluran santunan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban dan kebutuhan mereka sehari-hari, serta menumbuhkan semangat dan motivasi yang lebih tinggi dalam menuntut ilmu dan menempuh pendidikan. Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para muzakki yang telah memberikan kepercayaan dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng, sehingga program-program sosial seperti ini dapat terus berjalan dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar KM. Satturi.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng senantiasa berupaya mendorong penguatan berbagai program sosial yang mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama bagi kelompok yang memerlukan perhatian dan bantuan. Ia menilai bahwa kerja sama dan kolaborasi yang terjalin dengan baik antara pemerintah daerah dan BAZNAS memiliki peran yang sangat penting dalam memperluas jangkauan serta efektivitas penyaluran bantuan sosial di wilayah Kabupaten Soppeng.

“Program yang diselenggarakan oleh BAZNAS ini merupakan langkah yang sangat positif dan patut diapresiasi, karena memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para santri yang sedang menempuh pendidikan. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh terhadap seluruh upaya dan kegiatan yang dilakukan oleh BAZNAS, sepanjang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ungkap Bupati Suwardi Haseng.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan serupa dapat terus digalakkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang, sehingga semakin banyak anak-anak dan kelompok masyarakat yang membutuhkan yang dapat merasakan manfaat dan perhatian dari program-program sosial tersebut.

“Melalui penyerahan santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan dan senyum di wajah anak-anak kita, sekaligus turut membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka serta menunjang kelancaran proses pendidikan yang sedang mereka jalani. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat menjadi amal ibadah yang bernilai pahala bagi seluruh pihak yang terlibat, baik yang menghimpun maupun yang menyalurkannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *