Jaga Ketahanan Pangan, Bupati Soppeng Serahkan Bantuan Benih Padi dan Jagung untuk 221 Kelompok Tani

Uncategorized416 Dilihat

Soppeng–wartawanua.com Pemerintah Kabupaten Soppeng terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah. Langkah nyata tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pertemuan Sosialisasi sekaligus Penyerahan Bantuan Benih Padi dan Jagung Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng ini dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, jajaran pejabat teknis dinas terkait, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Pengawas Benih Tanaman, serta para perwakilan kelompok tani dari seluruh wilayah Soppeng.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, Aryadin Arif, menyampaikan bahwa bantuan benih yang disalurkan pada tahun ini merupakan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2026. Program ini disiapkan khusus untuk mendukung para petani dalam meningkatkan hasil panen sekaligus menjamin ketersediaan pangan di daerah.

Ia menjelaskan, bantuan ini menyasar sebanyak 221 kelompok tani yang tersebar di berbagai kecamatan, desa, dan kelurahan di Kabupaten Soppeng. Penyaluran bantuan ini merupakan strategi utama pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun mendukung program nasional.

“Kolaborasi yang erat antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani harus terus terjalin dan diperkuat agar setiap program peningkatan produksi pertanian dapat berjalan maksimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” ujar Aryadin Arif.

Secara rinci, bantuan yang disalurkan terdiri dari benih padi varietas unggul Inpari 32 yang dialokasikan untuk lahan seluas 5.716 hektare dengan total jumlah benih mencapai 142.900 kilogram. Bantuan ini akan diterima oleh 95 kelompok tani yang tersebar di 8 kecamatan dan mencakup 27 desa serta kelurahan.

Sementara itu, untuk komoditas tanaman pangan lainnya, disiapkan pula bantuan benih jagung varietas NK 306 yang berkualitas tinggi. Benih ini diperuntukkan bagi lahan seluas 7.080 hektare dengan total berat mencapai 106.200 kilogram, yang nantinya akan diterima oleh 126 kelompok tani yang berada di 8 kecamatan dan 26 desa atau kelurahan se-Kabupaten Soppeng.

Bupati Tegaskan Larangan Pemindahtanganan dan Penjualan Bantuan

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menegaskan aturan main yang tegas terkait penyaluran bantuan pemerintah tersebut. Ia melarang keras adanya praktik pemindahtanganan ataupun diperjualbelikannya bantuan benih yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Bupati meminta kepada seluruh jajaran dinas terkait, penyuluh, dan pengawas benih untuk memastikan proses pembagian berjalan tertib dan akurat, sesuai dengan Daftar Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) yang telah ditetapkan secara resmi.

“Jangan sampai ada lagi keluhan di lapangan terkait pembagian benih yang tidak merata atau ada pihak yang merasa dirugikan. Semuanya harus berpatokan pada data dan daftar penerima yang telah disusun pemerintah. Akurasi data adalah kunci utama agar bantuan ini tepat guna,” tegas Bupati Suwardi Haseng.

Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan bantuan atau penyimpangan dalam penyaluran dapat berakibat fatal, mulai dari sanksi hukum bagi pelakunya hingga dapat mencoreng nama baik Kabupaten Soppeng di tingkat nasional, khususnya di mata Kementerian Pertanian RI yang telah menyalurkan bantuan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, program bantuan benih ini merupakan bagian vital dalam mendukung keberhasilan target swasembada pangan nasional. Penggunaan varietas unggul seperti Inpari 32 dan NK 306 dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik di lahan Soppeng dan terbukti mampu memberikan hasil panen yang melimpah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan serta mengangkat taraf kesejahteraan para petani.

Pada puncak acara, Bupati Soppeng secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi dan jagung kepada perwakilan kelompok tani penerima. Ia juga melakukan pelepasan armada distribusi yang akan membawa bantuan tersebut ke berbagai pelosok wilayah Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan sosialisasi teknis mendalam mengenai tata cara pelaksanaan program bantuan benih Tahun 2026, guna memastikan bahwa mulai dari proses penyaluran hingga pemanfaatannya di lahan, seluruhnya berjalan sesuai ketentuan dan standar teknis pertanian yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *