BUPATI SOPPENG: DUTA ANAK HARUS MENJADI AGEN PERUBAHAN

Uncategorized105 Dilihat

Soppeng, wartawanua.com 20 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026. Acara berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng pada Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk melahirkan generasi muda yang mampu berperan sebagai pelopor, pelapor, sekaligus penyambung aspirasi anak dalam mewujudkan Kabupaten Soppeng yang ramah anak dan melindungi hak-hak anak secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pembinaan anak memerlukan dukungan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya. Ia mengibaratkan anak bagaikan benih yang sedang bertunas, sehingga membutuhkan tanah dan lingkungan yang baik agar dapat tumbuh menjadi pohon yang kuat dan bermanfaat.

Menurutnya, Duta Anak yang terpilih nantinya tidak hanya berperan sebagai simbol atau pelengkap kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, mereka harus menjadi jembatan komunikasi yang efektif bagi seluruh anak di Kabupaten Soppeng.

“Duta Anak diharapkan hadir di tengah teman-teman sebayanya, memahami berbagai persoalan yang dihadapi anak di lapangan, serta mampu menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka melalui jalur yang tepat dan benar. Mereka juga harus terlibat aktif dalam membangun kepedulian terhadap berbagai isu perlindungan anak di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menekankan bahwa anak merupakan amanah sekaligus karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dijaga, dirawat, dan dilindungi sebaik-baiknya. Di dalam diri setiap anak melekat harkat, martabat, serta hak-hak dasar yang harus dihormati dan dipenuhi oleh semua pihak, baik pemerintah, keluarga, maupun masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab penuh untuk menjamin terpenuhinya seluruh hak anak serta memberikan perlindungan maksimal dari berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, eksploitasi, dan diskriminasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap Duta Anak Kabupaten Soppeng dapat menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak, sekaligus berperan aktif dalam upaya pencegahan berbagai permasalahan seperti kekerasan terhadap anak, perundungan atau bullying, serta pernikahan usia dini. Para Duta Anak juga diharapkan mampu menyuarakan aspirasi anak-anak Soppeng baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Pemilihan Duta Anak ini bukan sekadar ajang kompetisi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, kepedulian sosial, serta mempersiapkan anak-anak menjadi pemimpin masa depan yang mampu merencanakan masa depan yang lebih baik,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh finalis yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat, keberanian, dan menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia berpesan agar seluruh peserta, baik yang terpilih maupun belum, terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, berprestasi, membangun karakter positif, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di seluruh Kabupaten Soppeng.

Turut hadir dan menyaksikan jalannya kegiatan ini antara lain Ketua Forum Anak Kabupaten Soppeng sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait, dewan juri pemilihan, serta Pengurus Forum Anak Soppeng Latemmamala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *